Home Objek Wisata Berwisata di Dusun Bambu Bandung, Fasilitasnya?

Berwisata di Dusun Bambu Bandung, Fasilitasnya?

196
0
SHARE
Berwisata di Dusun Bambu
Berwisata di Dusun Bambu

Dusun Bambu merupakan tempat wisata keluarga di Bandung Barat yang unik dan menarik dengan mengusung tema adat Sunda sebagai sajian utama.

Dusun Bambu terletak di bawah kaki Gunung Burangrang, tepatnya di Kampung Cijanggel, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Dusun Bambu berjarak kurang lebih sekitar 10 kilometer dari Terminal Ledeng.

Dengan semangat eco-tourism khas Dusun Bambu, Anda akan dipuaskan dengan keindahan panorama alam diiringi suara gemericik air sungai dalam balutan udara pengunungan yang sejuk menyegarkan.

Rimbunan pohon tinggi menjulang dan hamparan pematang sawah berundak dihiasi oleh saung (gazebo) di beberapa sudut menghadirkan suasana perkampungan Sunda tempo dulu yang asri dan damai.

Dusun Bambu Bandung Paradise
Dusun Bambu

Dusun Bambu punya 6 aspek, dikenal dengan 6E

  1. Ecology (alam)
  2. Education (pendidikan)
  3. Economic (ekonomi)
  4. Ethnology (budaya)
  5. Ethics (etika)
  6. Esthetic (keindahan)

Enam aspek dasar inilah yang coba diangkat sekaligus dikembangkan oleh pengelola Dusun Bambu.

Perlu diketahui, sebelumnya area Dusun Bambu adalah tanah pertanian yang rusak dan tidak terawat.

Setelah melalui proses restorasi yang memakan waktu kurang lebih 4 tahun, Dusun Bambu hadir sebagai objek wisata unggulan di Bandung.

Proses restorasi ini diawali dengan penanaman dan budidaya bambu dari berbagai penjuru dunia, baik dalam negeri maupun mancanegara.

Tercatat ada sekitar 58 jenis tanaman bambu yang coba dibudidayakan di sekitar wilayah Dusun Bambu.

Dari sinilah nama Dusun Bambu dipilih karena Anda dapat menemukan keberagaman tanaman bambu ini di sepanjang area Dusun Bambu.

Dusun Bambu secara resmi dibuka untuk masyarakat pada tanggal 16 Januari 2014. Dusun Bambu berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 15 hektar.

Taman wisata Dusun Bambu hadir dengan sentuhan arsitektur yang modern, green design, serta eco-friendly.

Sentuhan ini tampak pada kesatuan ruang Dusun Bambu serta detail bagian area yang dapat Anda nikmati di Dusun Bambu.

Dusun Bambu terdiri dari beberapa area menarik, antara lain:

Kampung Layung

Kampung Layung
Kampung Layung

Kampung layung adalah villa yang dapat Anda sewa sebagai tempat tinggal untuk menikmati keindahan alam Dusun Bambu. Yang menarik villa-villa ini diberi nama tokoh khas Sunda seperti Sangkuriang, Kabayan, Iteung, dan lain-lain.

Dari luar, bangunan suasana desa ala Sunda tempo dulu benar-benar terlihat asri berpadu dengan keindahan taman-taman yang ada di sekeliling area villa. Hal ini terlihat dari bahan utama yang digunakan untuk eksterior villa yakni bambu dan kayu.

Untuk interior, villa-villa ini menampilkan kesan modern yang elegan dipadu dengan fasilitas “rumah” yang modern dan berkualitas. Perpaduan arsitektur tradisional dan modern yang sempurna!

Sementara, villa di Kampung Layung dibagi jadi dua tipe:

  • Villa dengan 1 kamar tidur (kapasitas maksimal 2 orang)
  • Villa 2 kamar tidur (kapasitas maksimal 4 orang).

Beberapa fasilitas pelengkap yang lain:

  1. 1 orang butler (pelayan) pribadi
  2. Akses internet dengan WiFi
  3. TV Satelit dengan sound system ala home theatre
  4. Kamar Mandi dengan shower air panas
  5. Perlengkapan BBQ di halaman belakang
  6. Perlengkapan dapur yang komplit

Cafe Burangrang

Cafe Burangrang
Cafe Burangrang

Cafe Burangrang termasuk salah satu spot utama yang ditawarkan taman wisata keluarga Dusun Bambu.

Cafe ini merupakan Cafe terbesar di Dusun Bambu. Sebelum memasuki Cafe ini, Anda akan menemukan api unggun di bagian tengah yang dapat digunakan untuk menghangatkan diri dari udara yang dingin.

Keunikan Cafe Burangrang terletak pada desain eksterior dan interior yang elegan dan cantik. Dikelilingi oleh kaca besar tembus pandang, membuat pengunjung tidak kehilangan momen untuk menikmati pemandangan alam Dusun Bambu dan sekitarnya.

Momen bersantap di area outdoor atau area balkon Cafe Burangrang menjadi salah satu alternatif bagi Anda yanga kurang puas jika hanya berada di area indoor.

Area ini menjadi spot favorit untuk bersantap sekaligus berfoto bersama atau selfie dengan latar pemandangan yang menakjubkan.

Dari atas balkon, Anda dapat melihat keindahan panorama Gunung Burangrang, pematang sawah berundak-undak, sungai di sekitar Dusun Bambu, pohon hijau yang tinggi menjulang, dan paling istimewa adalah melihat danau buatan dengan hiasan Saung Purbasari di sekeliling danau.

Menu makanan yang disajikan cafe ini sangat berkelas guna menciptakan pengalaman good food, good view and good experience untuk Anda.

Anda dapat menikmati aneka kuliner Indonesia dan internasional dengan menu spesial dari Dusun Bambu sendiri, seperti Nasi Bakar Kelapa Muda atau Bebek Bakar Bambu Betutu.

Daya tampung Cafe ini cukup luas yakni memiliki kapasitas hingga 600 pengunjung. Namun demikian, Anda dituntut bersabar ketika makan di Cafe ini.

Anda tidak dapat langsung duduk menempati tempat yang Anda inginkan. Anda harus melakukan reservasi on the spot terlebih dahulu pada staf Cafe Burangrang.

Ekstra sabar lagi, jika Anda ingin bersantap di Burangrang pada weekend, karena dari pengalaman tempat ini sungguh sangat ramai.

Saung Purbasari

Saung Purbasari
Saung Purbasari

Saung Purbasari adalah saung yang terletak di sekeliling danau berhadapan langsung dengan Cafe Burangrang.

Fungsi utama saung ini adalah sebagai tempat makan lesehan bagi Anda yang menginginkan suasana makan dekat dengan alam.

Anda dapat bersantap makanan lezat dari Dusun Bambu dengan melihat air danau dipadu latar pegunungan yang menghampar sejauh mata memandang. Makanan yang Anda santap di sini tentunya dipesan di Cafe Burangrang.

Terdapat beberapa syarat khusus ketika Anda ingin menikmati suasana kuliner yang alami dan romantis di Saung Purbasari.

Saung Purbasari dapat digunakan dengan kapasitas minimal adanya 6 orang dan kapasitas maksimal adalah 12 orang.

Demi kenyamanan bersama, waktu penggunaan Saung Purbasari dibatasi maksimal antara 2-3 jam perkelompok makan.

Dari Cafe Burangrang, perjalanan menuju Saung Purbasari dapat menggunakan dua jalur pilihan.

Pertama Anda dapat melewati jalur setapak, dan yang kedua Anda dapat menggunakan sampan menyeberangi danau.

Anda dan rombongan dapat menggunakan fasilitas sampan yang cukup seru dan mengasyikkan untuk menyeberang dari dermaga Cafe Burangrang ke Saung Purbasari.

Rasakan nikmatnya mendayung sampan tradisional dengan panorama alam yang indah dan udara sejuk di sekeliling.

Info tambahan, di danau buatan yang sering disebut Sangkuriang itu terdapat satu panggung amphiteater.

Setiap weekend, diadakan pertunjukan musik atau budaya Sunda yang bakal menjadikan suasana malam Dusun Bambu semakin berkesan, nyaman dan romantis.

Pasar Khatulistiwa

Pasar Khatulistiwa
Pasar Khatulistiwa

Posisi Pasar khatulistiwa terletak bersebelahan dengan Cafe Burangrang. Pasar Khatulistiwa ini didesain dengan rapi, apik dan berkelas sehingga pengunjung betah untuk menjelajahi tiap bagiannya.

Pasar ini didesain khusus oleh pengelola Dusun Bambu sebagai tempat menjual berbagai barang handicraft khas masyarakat Burangrang.

Selain itu, di pasar khatulistiwa Anda dapat membeli berbagai produk pertanian yang segar dan organik, dijamin bebas pestisida berbahaya.

Anda dapat menjumpai berbagai sayuran organik serta buah-buah segar dari para petani lokal.

Di waktu weekend, ada suguhan menarik di Pasar Khatulistiwa. Anda dapat bernostalgia dengan meikmati berbagai macam makanan dan minuman tradisional khas Sunda.

Anda dapat menikmati menu seperti Kue Ape, Mie Kocok, Soto Bandung, Tahu Gejrot, Lotek, Surabi, Wedang Jahe, dan lain sebagainya.

Lutung Kasarung

Lutung Kasarung
Lutung Kasarung

Lutung Kasarung adalah sebuah tempat makan yang juga menawarkan sebuah sensasi unik dan berbeda.

Jika Saung Purbasari mengajak Anda menikmati santapan ditemani gemericik air danau dan latar pegunungan.

Di Lutung Kasarung, Anda dapat bersantap dengan udara sejuk yang sepoi-sepoi serta sensasi petualangan.

Bayangkan, Anda akan bersantap di sebuah ruangan unik yang didesain apik menyerupai sangkar burung (bird nest) dan berada di atas pohon.

Sekeliling ruangan itu dikelilingi oleh ranting pohon. Dari jauh, tempat makan ini benar-benar nampak seperti sangkar burung.

Keindahan alam sekitar, sejuknya udara ditambah arsitektur unik dan sangat eco-friendly menjadikan pengalaman yang luar biasa dalam menyantap kuliner lezat Dusun Bambu.

Lewat sangkar ini pula, Anda dapat melihat momen matahari terbenam (sunset) di langit Bandung yang cerah.

Tegal Pangulinan

Tegal Pangulinan
Tegal Pangulinan

Area ini berupa lapangan besar yang terletak di sebelah Pasar Khatulistiwa. Di lapangan ini, keluarga dapat bersantai sambil anak-anak memuaskan hasrat untuk bermain.

Di lapangan ini terdapat berbagai macam permainan tradisional nan edukatif yang cocok untuk anak-anak.

Di Tegal Pangulinan, Anda dapat mencoba bermain bakiak, berjalan dengan egrang, panahan, layang-layang, hulahoop, congklak dan lain-lain.

Di lapangan ini juga dibangun berbagai macam permainan yang terbuat dari kayu dan bambu,seperti ayunan dan jungkat-jungkit. Selain itu, ada beragam aktivitas yang juga cocok untuk dilakukan anak-anak ataupun bersama keluarga.

Sebut saja, memberi makan kelinci, menghias keramik. Umumnya olahraga dan permainan di lapangan ini bersifat gratis.

Namun, ada pula aktivitas dimana pengunjung harus membayar seperti menghias keramik.

Eagle Camp Ground

Eagle Camp Ground
Eagle Camp Ground

Seperti namanya area ini adalah area camp ground. Pengunjung dapat menikmati suasana alami Dusun Bambu dengan sentuhan petualangan dan benar-benar alam.

Di Eagle Camp Ground disediakan ruangan yang dilapisi tenda yang aman dan nyaman. Di dalamnya tersekat beberapa ruangan sesuai peruntukannya.

sleeping bag juga sudah disediakan oleh Dusun Bambu. Tiap tenda memiliki kamar mandi sendiri. Sehingga Anda semakin nyaman menikmati suasana camp ground ini.

Tidak ketinggalan pula, fasilitas BBQ yang membuat malam Anda bersama keluarga semakin ceria dan menyenangkan.

Walaupun fasilitas ini masih tergolong sangat baru, namun minat dari pengunjung begitu besar.

Anda harus jauh-jauh hari melakukan reservasi untuk dapat menginap di Eagle Camp Ground ini.

Layanan

Shuttle car Dusun Bambu
Shuttle car Dusun Bambu

Dusun Bambu menyediakan berbagai layanan kualitas utama untuk para pengunjung. Beberapa area seperti yang telah dijelaskan di atas memiliki keunikan serta layanannya sendiri.

Namun, ada pula beberapa layanan ekstra yang membuat Anda semakin jatuh hati untuk berwisata ke taman wisata keluarga Dusun Bambu.

  1. Disediakan shuttle car atau yang biasa disebut mobil wara wiri. Mobil yang lucu dan warna-warni ini biasanya digunakan pengunjung yang memilih naik kendaraan dari lokasi parkir menuju ke Cafe Burangrang. Layanan ini gratis!
  2. Disediakan pula sampan di danau Sangkuriang yang dapat Anda gunakan berkeliling danau. Anda dapat merasakan sensasi nikmatnya perjalanan menggunakan sampan tradisional. Anda cukup memberikan uang jasa (tip) kepada akang pendayung sampan.
  3. Tiket masuk dapat Anda tukarkan dengan bibit pohon. Bibit pohon ini akan ditAndai dengan nama dan kontak pribadi Anda. Anda dapat menukarkannya dalam perjalanan menuju luar gerbang Dusun Bambu.
  4. Beberapa layanan tambahan akan disediakan, mengingat Dusun Bambu masih baru saja beroperasi. Salah satu layanan baru yang dapat dinikmati adalah biking dengan konsep mountain biking.

Jam Operasional

Saat ini Dusun Bambu telah dibuka setiap hari (Senin-Minggu) mulai pukul 10.00-22.00. Namun, beberapa pertunjukan di panggung amphiteater maupun atraksi hiburan di Tegal Pangulinan hanya berlangsung pada weekend.

Harga Tiket Masuk

Tiket masuk Dusun Bambu adalah sebesar Rp20.000/orang (gratis untuk anak usia di bawah 3 tahun).

Sementara parkir kendaraan untuk roda empat adalah sebesar Rp 10.000 dan untuk motor sebesar Rp5.000.

Akses Menuju Lokasi

Via Kota Bandung

Via Jalan Sersan Bajuri (jalan yang ada di seberang Terminal Ledeng), ikuti jalan tersebut terus sampai melewati (Jalan Kolonel Masturi) Vila Istana Bunga, lanjut terus ke Universitas Advent.

Ikuti jalan, setelah itu belok kanan ke arah Curug Cimahi (masih Jalan Kolonel Masturi).

Dari Curug Cimahi sekitar 300 meter di sebelah kanan jalan ada jalan masuk dengan gapura bertuliskan “KOMANDO”, masuk ke jalan itu dan kurang lebih 500 meter sampai di gerbang masuk Dusun Bambu.

Alternatif via Cimahi

Hanya ada satu jalan dari Cimahi menuju kota Bandung, via Jalan Jenderal Sudirman lurus terus ke arah barat hingga sampai ke alun-alun kota Cimahi.

Di sebelah alun-alun, ada jalan Kolonel Masturi, belok di situ, lurus ikuti jalan Kolonel Masturi yang menanjak kurang lebih 11 km ke arah Curug Cimahi.

Dari Curug Cimahi sekitar 300 meter di sebelah kanan jalan ada jalan masuk dengan gapura bertuliskan “KOMANDO”, masuk ke jalan itu dan kurang lebih 500 meter sampai di gerbang masuk Dusun Bambu.

Catatan: sepanjang Jalan Kolonel Masturi akan ditemui beberapa papan penunjuk arah Dusun Bambu. Jadi tidak perlu tersesat. Hanya saja, penunjuk arah itu memang tidak kelihatan ketika malam hari.

Penutup.

Sekian dari Bandung Paradise, semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here